Tips Sebelum Mengambil Kredit Karyawan

Table of Contents

Teguh.info– Jika anda seorang karyawan, tentunya akan sedikit sulit untuk membeli sesuatu dengan cara tunai. Kalaupun bisa,Anda tentunya harus menguras rekening di tabungan Anda. Memang selain kredit , menabung adalah jalan yang paling mudah untuk mendapatkan sesuatu yang kita Inginkan. Namun, dengan menabung artinya Anda membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan nominal yang sesuai dengan nilai barang yang Anda inginkan. Lantas bagaimana jika ada kebutuhan mendesak yang saat itu juga harus Anda penuhi? Misalnya jika anda sudah menabung cukup lama untuk membeli mobil yang Anda inginkan, ternyata ada tawaran mobil idaman yang murah dan Anda berfikir kesempatan seperti itu tidak datang untuk kedua kalinya? Maka kredit adalah jalan yang paling mudah untuk Anda ambil. Kali ini kami akan memberikan Tips sebelum mengambil kredit karyawan untuk membeli Mobil Idaman anda.

Kredit bukanlah hal yang asing di Indonesia. Dalam memenuhi kebutuhan yang cukup menguras kantong, kebanyakan orang di Indonesia menjadikan kredit sebagai jalan yang mudah. Namun sebelum Anda mengambil ponsel dan menghubungi customer service Bank atau perusahaan penyedia jasa kredit, Ada baiknya Anda mempertimbangkan hal berikut.

Buatlah Pertimbangan

Sebelum anda benar-benar mengambil kredit karyawan, buatlah perhitungan yang tepat dengan mensimulasikan keuangan Anda selama periode kredit Anda. Jangan sampai justru kredit yang Anda ambil akan menjadi boomerang dalam kesehatan keuangan Anda di rumah. Buatlah Anggaran yang tepat selama satu bulan. Perhitungkan Pendapatan bersih Anda, termasuk jika Anda sudah mengambil kredit sebelumnya. Anda juga perlu memperhatikan dan meperhitungkan biaya bulanan selama satu bulan. Termasuk pengeluaran yang tidak terduga (Anda harus selalu bersiap-siap untuk hal ini). Yang paling penting adalah mempertimbangkan kembali  kebutuhan akan barang tersebut. Jika memang sudah mempertimbangkan dengan masak, dan anda merasa kesehatan keuangan Anda akan baik-baik saja selama Anda mengambil kredit karyawan tersebut, lanjutkan pada tips kedua.

READ  5 peralatan wajib Blogger yang harus Anda miliki

Pertimbangkan Nominal

Nominal juga penting untuk dipertimbangkan. Ambilah kredit sesuai dengan yang Anda butuhkan. Jangan sampai Anda mengambil kredit dengan nominal jauh melebihi yang Anda butuhkan. Karena dengan nominal yang jauh lebih banyak. Artinya anda akan memiliki keinginan lebih untuk membeli sesuatu yang sebelumnya Anda belum pikirkan dan sebenarnya Anda tidak terlalu membutuhkan.  Mungkin saja, Anda tidak akan berfikir dua kali untuk membelinya. Jadi, bijaklah untuk menentukan nominal kredit yang akan Anda ajukan .

Tentukan Jangka Waktu

Berapa lama kredit yang harus diambil? Nah, ini yang selanjutnya Anda harus pikirkan. Seperti yang kita bahas sebelumnya pada poin pertama. Setelah anda mempertimbangkannya baik-baik pertanyaan ini pastinya mudah untuk dijawab. Sesuaikan dengan Pendapatan serta pengeluaran Anda dalam satu bulan. Kredit dengan jangka angsuran yang pendek tentunya akan lebih baik. Artinya Anda hanya memerlukan waktu yang singkat untuk terbebas dari kredit tersebut. Namun, hal tersebut juga membutuhkan pengeluaran yang lebih besar dalam satu bulannya. Jika kredit dalam jangka waktu yang lama, Anda akan lebih sedikit dalam pengeluaran bulanan, namun membutuhkan waktu yang lama juga untuk melunasi kredit yang Anda ambil. Jadi pilihlah jangka waktu yang sesuai dengan kemampuan Anda dalam satu bulan. Jika saya pribadi, saya akan berusaha melunasinya secepat mungkin. Semakin cepat akan semakin bagus.

Anda Siap untuk mengambil Kredit?

Dari ketiga poin diatas, tentunya Anda sudah mempertimbangkan dengan matang hal-hal yang harus Anda lakukan sebelum Anda mengambil Kredit Karyawan. Mobil idaman Anda ada didepan mata. Jadi setelah mempertimbangkannya dengan baik. Tunggu apa lagi? Anda siap untuk mengambil kredit karyawan?

Tips terakhir dari kami, hasilkan uang tambahan selama Anda mengambil kredit. Lakukan hal-hal sederhana untuk mendapatkan penghasilan diluar pekerjaan Anda. Anda bisa memulainya dari hal sederhana seperti menulis artikel, berjualan online atau menjual jasa dari hal yang Anda kuasai. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar