Cuti Bersama Desember, 9 Daerah Wajibkan Dokumen Rapid Test Antigen

By | Desember 24, 2020

Teguh.info – Cuti bersama Desember 2020 telah direvisi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini menjadi waktu yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengagendakan untuk bepergian ke luar kota. Namun, bagi Anda yang berencana untuk bepergian untuk mengisi waktu liburan perlu mencatat bahwa ada 9 Daerah Wajibkan Dokumen Rapid test Antigen bagi pendatang.

Cuti Bersama Desember 2020

Cuti bersama Desember 2020 hanya di tanggal 24 dan 31. Pengurangan cuti bersama Tahun 2020 ini ditandatangi oleh Presiden Jokowi pada tanggal 8 Desember 2020 dalam bentuk Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 23 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2020 tentang Cuti Bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara Tahun 2020. Keputusan final pemangkasan libur tahun baru ini diambil setelah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy memimpin Rapat Tingkat Menteri yang digelar pada Selasa 1 Desember 2020 kemarin. Selanjutnya Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy merinci libur mulai tanggal 24 sampai 27 Desember.

9 Daerah Wajibkan Dokumen Rapid Test Antigen

9 Daerah Wajibkan Dokumen Rapid Test Antigen

Dengan ditandatanganinya Kepres Nomor 23 Tahun 2020 tentang Cuti bersama membuat Sejumlah pemerintah daerah menerapkan kewajiban melampirkan rapid test antigen atau Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi pendatang yang akan memasuki wilayahnya. Hal ini dlakukan untuk menekan laju penularan covid-19. Pemerintah pusat diketahui telah mengganti aturan perjalanan, jika menggunakan rapid test antibody, mulai 18 Desember 2020 kemarin diganti menjadi rapid test antigen. Lantas daerah mana saja yang mewajibkan rapid test antigen? Berikut ini adalah daftarnya:

1# Bali

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, melalui Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020 telah memperketat aturan masuk ke dalam wilayah Pulau Dewata dengan beberapa ketentuan. Pemprov Bali mewajibkan para pengguna perjalanan udara  wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab PCR serta mengisi e-HAC paling lama 2×24 jam sebelum keberangkatan. Sedangkan para pengguna perjalanan darat dan laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen paling lama 2×24 jam sebelum keberangkatan.

READ  Periksa Kesehatan di RS Siloam Sekarang Sangat Mudah dengan Aplikasi Halodoc

2# DKI Jakarta

Pemprov DKI Jakarta mewajibkan rapid test antigen untuk masyarakat yang akan berpergian atau pun masuk ke Ibu Kota. Hal ini sesuai dengan  Instruksi Gubernur Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pengendalian Kegiatan Masyarakat dalam Pencegahan Covid-19 di Masa Libur Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Aturan tersebut mulai berlaku selama 3 minggu yaitu pada Jumat 18 Desember 2020 Hingga Hari Jumat 8 Januari 2021 atau selama masa mudik Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

3# Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung

Pemprov Lampung juga mewajibkan pendatang dari luar daerah untuk menunjukkan hasil rapid test antigen sehingga mereka dapat mendeteksi penularan virus corona. Hal ini dilakukan untuk menekan penularan Covid-19 selama libur akhir tahun. Surat edaran tersebut meyebutkan bahwa, pelaku perjalanan dalam negeri yang akan memasuki wilayah Lampung menggunakan sarana transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil non-reaktif tes cepat antigen paling lambat 2×24 jam sebelum keberangkatan dan mengisi kartu kewaspadaan kesehatan. Sedangkan Warga yang melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi melalui jalur darat dan laut juga wajib menunjukkan surat keterangan hasil non-reaktif tes cepat antigen paling lama 2×24 jam sebelum keberangkatan jika hendak memasuki wilayah Lampung.

4# Sumatera Utara (Sumut)

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) mengeluarkan aturan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri yang memasuki Wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Aturan dengan Nomor 360/9626/2020 tanggal 18 Desember 2020 ini belaku mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Surat tersebut berisi tentang aturan bagi pendatang yang wajib menunjukkan hasil PCR atau Rapid Test Antigen dengan masa berlaku 14 hari. Hal ini dilakukan berdasarkan pengalaman dari masa liburan beberapa waktu lalu, di beberapa provinsi di luar Sumut, didapatkan adanya lonjakan penderita Covid-19. Lonjakan penderita baru Covid-19 akan membutuhkan upaya yang serius untuk mengatasinya.

READ  Layanan Asisten Virtual Telkomsel Veronika Namanya

5# Jawa Tengah (Jateng)

Rapid test antigen juga menjadi syarat masuk ke Jawa Tengah (Jateng)  pada saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Bagi para pendatang dari luar daerah diwajibkan melakukan rapid test antigen tersebut. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa, aturan tesebut diterapkan dari 18 Desember 2020 sampai dengan 8 Januari 2021. Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh pelaku perjalanan yang menggunakan baik moda transportasi pesawat, kereta api, maupun kapal laut. Pengambilan sampel rapid test antigen akan dimulai pada 24-31 Desember di sejumlah titik . Peraturan ini dibuat untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 setelah masa liburan berakhir.

6.#  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X akan mewajibkan seluruh pelaku perjalanan yang memasuki wilayahnya setelah mengantongi hasil rapid antigen atau tes usap (swab) PCR. Menurut Sri Sultan,  aturan itu mau tidak mau harus diterapkan karena sudah menjadi kebijakan nasional. Karena merupakan kebijakan pemerintah pusat, Pemda DIY tidak perlu lagi mengeluarkan surat edaran terkait aturan itu. “Tidak, sudah otomatis pemerintah pusat sudah seperti itu ya kami hanya memberitahukan saja karena bukan keputusan saya. Kami kalau mengeluarkan (edaran) ya turunannya ya dari keputusan pemerintah pusat,” kata beliau.

7# Jawa Barat (Jabar)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor: 202/KPG.03.05/HUKHAM tentang Pelarangan Tahun Baru 2021 dan Pencegahan Kerumunan Massa. Dalam surat tersebut juga menyertakan tentang protokol kesehatan di tempat wisata yang diperketat. Salah satu poin menyebutkan bahwa wisatawan yang masuk ke Jabar wajib menunjukan surat rapid test antigen dan PCR yang berlaku selama 14 hari sejak diterbitkan. Selain itu, tempat wisata pun wajib membatasi jumlah kunjungan. Penerapannya dimulai pada tanggal 18 Desember 2020 sampai dengan 8 Januari 2021.

READ  Cara Bertanya Masalah Kesehatan Anda di Forum Kesehatan SehatQ.com

8# Malang

Pemerintah Kota Malang tidak mewajibkan seluruh wisatawan untuk membawa surat keterangan rapid test antigen. Aturan yang dikeluarkan hanya berlaku bagi wisatawan yang berencana menginap di hotel di Kota Malang. Kebijakan itu diambil Pemkot Malang untuk menghadapi libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Hal ini dilakukan karena diprediksi Kota Malang akan diserbu wisatawan saat libur akhir tahun. Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Malang Nur Widianto menjelaskan bahwa, kewajiban rapid test antigen itu akan dirumuskan dalam surat edaran (SE) tersendiri. Teknisnya, pengelola hotel harus mewajibkan tamunya membawa surat keterangan hasil rapid test antigen. Kewajiban itu berlaku bagi seluruh jenis penginapan. Jika tidak melampirkan surat hasil rapid test antigen, pihaknya meminta hotel terkait wajib menolak wisatawan itu.

9# Bangka Belitung

Ketentuan yang tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 550/1051/Dishub dan ditandatangani oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, mewajibkan para pelaku perjalanan yang masuk dan keluar dari wilayah itu mengantongi surat keterangan non-reaktif berdasarkan pemeriksaan rapid test antigen. Hal ini berlaku bagi penumpang yang melakukan perjalanan keluar dan masuk Kepulauan Bangka Belitung baik untuk angkutan udara, angkutan laut maupun angkutan penyeberangan. Dalam ketentuan tersebut juga tertuang bahwa pelaku perjalanan diberi izin jika hasil pemeriksaan nonreaktif. Surat keterangan itu bisa diterbitkan lembaga layanan kesehatan pemerintah, BUMN, dan swasta. Kebijakan syarat rapid test antigen ini diterapkan selama 18 hari, mulai Senin 21 Desember 2020 sampai dengan hingga Jumat 8 januari 2021.

Itulah 9 Daerah Wajibkan Dokumen Rapid Test Antigen. Jadi jika Anda berniat untuk mengadakan perjalanan atau liburan akhir tahun masuk ke wilayah tersebut, pastikan Anda sudah melengkapi persyaratan yang dimaksudkan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *